Berguru Ke Padang

Hari Jum’at 22 Februari 2008, keluarga besar SMA 74 Jakarta bertolak ke kota Padang. Kunjungan pertama kali ke kota ini bertujuan untuk menimba ilmu, sharing dan bertukar pengalaman dengan keluarga besar SMA 1 Padang.

Saat tiba di kota Padang, semua keheranan karena mampirnya bukan ke SMA 1 Padang melainkan ke kantor RRI Padang yang di sambut langsung oleh Direktur RRI-nya, Pak Mulyadi beserta staff dan keluarga. Wah….kejutan juga. Ternyata Pak Mulyadi adalah alumni SMA 1 Padang, dan kebetulan juga kakak ipar dari ibu Fahmidar yang juga alumni SMA 1 Padang.

SMA 1 Padang merupakan salah satu SMA favorit di kota Padang. Berdiri sekitar tahun 1917, didirikan oleh pemerintah Belanda. Lulusannya pada tahun 2008 banyak yang diterima di PTN, antara lain ITB sebanyak 74 orang, UNDIP 1 orang, UNPAD 34 orang, NTU Singapore 3 orang, UI 13 orang, dan masih banyak lagi.

Hal yang paling menarik bagi saya adalah, seluruh siswinya berkerudung meskipun bukan muslimah. Saat ditanya mengapa demikian, Kepala sekolah SMA 1 Padang menjelaskan bahwa untuk seluruh kota padang, siswinya diwajibkan berjilbab kecuali non muslim dan sekolah non muslim. Akan tetapi mengingat berjilbab banyak sekali manfaatnya, untuk siswa non muslim di SMA 1 Padang mengikuti aturan tersebut. Jadi selama hari efektif, seluruh guru dan siswanya berjilbab. Luar biasa kan……!!!

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Meninggalkan komentar

Manusia Pembelajar

Sore itu saya bertemu dengan seorang guru, kini sudah pensiun, kebetulan kami aktif disebuah komunitas dunia maya, Guru Era Baru (GURARU). Sebagai pendatang baru dikomunitas tersebut sangatlah ingin menimba ilmu dari berbagai sahabat yang tentunya mempunyai profesi yang sama, guru. Pertemuan singkat namun mengesankan. Silaturrahim yang mencerahkan sebagai orang yang baru menjejakkan hasrat menjadi seorang guru.

Berpuluh tahun mengabdikan diri menjadi seorang pendidik membuatnya terlihat relatif lebih muda dibandingkangkan usia yang telah lewat masa pensiun. Subhanalloh ya, orang bilang kalau seseorang yang berprofesi sebagai guru katanya awet muda. Dan, wanita gigih dan penuh semangat dihadapan saya ini, adalah butki pameo tersebut.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Artikel, Celoteh | Tag | Meninggalkan komentar

Sepuluh Tanda Kemunduran Bangsa

Tema yang diambil mengenai ‘Evaluasi Sistem Pendidikan dalam Menghasilkan Generasi Unggul’. Tema ini sengaja diambil karena ternyata berdasarkan penelitian selama 60 terakhir, sistem pendidikan lebih banyak menghasilkan generasi yang gagal dan bahkan cenderung bermasalah ketimbang yang unggul.

Banyak sekali tokoh yang diminta bicara menyampaikan pikiran, pandangan, juga hasil penelitian mereka. Dari semua pembicara, ada salah seorang yang pemaparannya begitu dahsyat, tajam, dan mengena, hingga mendapatkan simpati semua peserta konferensi.

Apa saja yang dipaparkan si pembicara itu? Mari kita simak pemaparannya. “Saudara-saudaraku tercinta sebangsa dan setanah air, saya sungguh prihatin melihat perkembangan generasi kita dari tahun ke tahun. Lebih dari 30 tahun saya melakukan pengamatan terhadap para pelajar dan para lulusan sekolah di tiap jenjang, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Ternyata, dari tahun ke tahun menunjukkan suatu peningkatan grafik jumlah anak-anak yang bermasalah ketimbang anak-anak yang berhasil.”

“Salah satu yang membuat saya menangis adalah ketika saya mengunjungi beberapa Lembaga Pemasyarakatan yang ada di beberapa negara bagian, yang dulu pada tahun 60-an mayoritas dihuni orang-orang yang berusia antara 40-60-an. Namun apa yang terjadi pada 1990, penjara-penjara kita penuh diisi oleh anak remaja antara usia 14 s/d 25 tahun. Jumlah peningkatan yang drastis juga terjadi pada penjara anak dan remaja. Fenomena gerangan yang sedang terjadi di negara kita? Akan jadi apakah kelak negara ini jika kita semua tidak mengambil kepedulian dan merasa bertanggung jawab? “Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, dari pengaatan panjang yang saya lakukan, akhirnya saya mengetahui sumber dari semua masalah ini ada pada harmonisasi hubungan keluarga dan sistem pendidikan kita.”

“Sebagian besar anak-anak yang bermasalah, ternyata juga memiliki orang tua yang bermasalah atau keluarga yang berantakan. Yang memperparah ini semua adalah bahwa lembaga yang kita agung-agungkan selama ini, yang kita sebut sekolah, ternyata sama sekali tidak mampu menjadi jalan keluar bagi anak-anak yang mengalami permasalahan di rumah.”Sekolah yang mestinya bertanggung jawab pada pendidikan anak, ternyata sama sekali tidak melakukan proses pendidikan, melainkan hanya menjadi lembaga sertifikasi yang memaksa anak untuk mengikuti kurikulum yang kaku dan sudah ketinggalan zaman.

Guru-guru yang diharapkan menjadi pengganti orang tua yang bermasalah, ternyata tidak lebih baik daripada orang tua si anak yang bermasalah tadi. Guru-guru lebih suka memberikan pelajaran daripada mendidik dan melakukan pendekatan psikologis untuk bisa membantu memecahkan masalah anak-anak muridnya. Guru-guru juga lebih suka saling melempar tanggung jawab ketimbang merasa ikut bertanggung jawab terhadap anak yang katanya bermasalah.”

“Yang sungguh menyakitkan adalah ternyata pemerintah kita, hanya mementingkan masalah nilai, angka-angka, dan ujian-ujian tulis. Angka-angka inilah yang dijadikan tolok ukur keberhasilan sekolah. Pemerintah seolah menutup mata terhadap menurunnya perilaku moral, rusaknya budaya anakanak di sekolah, dan meningkatnya perilaku kekerasan di kalangan remaja.” “Ukuran keberhasilan pendidikan lebih diletakkan pada menjawab soal-soal ujian dn target perolehan nilai, yang seringkali hanya menambah masalah bagi anak-ank kita, bukan pada indikator moral dan pengembangan karakter anak.

Sehingga pada akhirnya, kita mendapati banyaknya anak yang mendapat nilai tinggi, namun bermoral rendah.” “Inilah yang saya pikir, yang menjadi biang keladi dari permasalahan meningkatnya jumlah anak-anak dan remajayng menjadi penghuni penjara di hampir seluruh negara bagian di negara kita.” “Saya melihat bahwa sesunguhnya, jauh lebih penting mengajarkan anak kita nilai kejujuran daripada nilai matematika, fisika, dan sejenisnya, yang pada umumnya telah membuat anak kita stres dan mulai membenci sekolahnya. Sungguh jauh lebih penting mengajarkan kepada mereka tentang nilai kerja sama dan tolong-menolong ketimbang persaingan merebut posisi juara di kelas.

Sekolah kita hanya mampu membuat tiga anak sebagai juara, ketimbang membuat mereka semua menjadi juara.” “Saya pikir sudah saatnya kita sadar akan hal ini semua. Saudara-saudaraku tercinta, berdasarkan penelitian yang saya lakukan, telah menunjukkan bahwa jauh lebih penting mengajari anak kita tentang moral, attitude, dan character building daripada hanya mementingkan nilai yang tinggi. Karena kehidupan lebih mengharapkan orang-orang yang bermoral dan berkarakter untuk membangun tatanan kehidupan yang jauh lebih baik. Orang-orang yang mencintai sesama, menolong sesama, dan menjaga kelestarian lingkungan tempat mereka hidup.” “Berdasarkan penelitian saya terhadap sejarah bangsabangsa yang mengalami kemunduran, saya telah menemukan ciri-ciri yang sangat jelas untuk bisa kita jadikan indikator dan petunjuk bagi kita apakah negara kita juga sedang menuju ke titik kemajuan atau justru kemunduran.’’ “Paling tidak, saya telah menemukan ada 10 tandatanda utama suatu bangsa yang akan mengalami kemunduran.

Sepuluh tanda kemunduran bangsa adalah sebagai berikut.

1. Meningkatnya perilaku kekerasan dan merusak dikalangan remaja dan pelajar
2. Penggunaan kata atau bahasa yang cenderung memburuk (seperti ejekan, makian, celaan, bahasa slank dll)
3. Pengaruh teman jauh lebih kuat dari pada orang tua dan guru.
4. Meningkatnya perilaku penyalah gunaan obat-obat telarang dan seks bebas di kalangan pelajar dan remaja.
5. Merosotnya perilaku moral dan meningkatnya egoisme pribadi/ mementingkan diri sendiri.
6. Menurunya rasa bangga, cinta bangsa dan tanah air (patriotisme) .
7. Rendahnya rasa hormat pada orang lain, orang tua dan guru.
8. Meningkatnya perilaku merusak kepentingan publik.
9. Ketidakjujuran terjadi dimana-mana
10. Berkembangnya rasa saling curiga, membenci dan memusuhi diantara sesama warga negara (kekerasan SARA)

“Saudara-saudaraku, apakah kita merasa semua tanda-tanda ini telah muncul di negara kita? Dengan fakta dan kenyataan yang ada, wahai Anda pengambil kebijakan di bidang pendidikan dan para guru dan orangtua, masihkah kita akan tetap mementingkan angka-angka sebagai indikator kesuksesan pendidikan ataukah logika dan nurani kita mampu berbicara dan mendobrak sistem pendidikan yang selama ini telah terbukti telah menghasilkan lebih banyak kegagalan bagi anak-anak tercinta.” “Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, jika kita tidak juga mau bertindak, saya tidak tahu berapa banyak lagi penjara yang harus kita bangun bagi anak-anak kita tercinta, yang semestinya ini semua bisa kita cegah dari sekarang.

Edy Wiyono : Penulis adalah Praktisi Multiple Intelligence & Holistic Learning

Dipublikasi di Artikel, tulisan | Meninggalkan komentar

Striptease Dancer

Strip-tease dancer sells the body beauty, dance at balcony or at grand stand consoles and satisfy eye ” sinner” . usually served in bighttime, in the shining evening, escorted music that boom out escort body dance tempts, sometimes complete dress but minimum, or even without a lef of thread even also at the body.

Strip-tease dancer, obvious bot merely woman as tempter, but there also man. depending which communities that gather, sometimes only mans with girl dancer, and guy dancer with communities girls, or guy dancer with class communities gay and on the contrary. passionate once. . . .

Strip-tease dancer with club special, here you are more passionate! ! ! ! !

Dancer that display body beauty and woman good section or man very tempt, make blood swishes to hold back lust, even less at luxurious club. falvour aroma increase bright, increase lost in as in nirvana. . . . . . .

While turned that beauty there rotten aroma at disperse although losts to because eye, nose and especially heart has been closed oelh fragrant sin. . . . .

Now, that also that being showed by” strip-tease dancer” : member dpr that drunk. With take shelter at the opposite of law, they try to close all rot with luxurious cars bersliweran, with winsome strong costume, and have office at Senayan. while some of they are very rotten, say to defend people, defend oppressed ones, defend nation child, lift nation level. . . . . .

Again, rotten! ! ! !

I don’t know dirty game even less that they (strip-tease dancers) will show in we. corruption nest that protected UU, KPK opposed, even less people certain it cheated twice raw. . . . .

Let us watch strip-tease dancer Senayan, rotten in the end be seen also! ! !

Dipublikasi di Celoteh | Meninggalkan komentar

Kepakan sayap tak sempurna


patah

terhempas

terjun bebas

menghujam

perut bumi

Dipublikasi di Celoteh | Tag | Meninggalkan komentar

Seandainya Alqur’an dapat berbicara

image_beritaphp.jpg2-seandainya-quran-bisa-berbicara.pps

Dipublikasi di Tausiyah | 1 Komentar

Bidang-Bidang Manajemen

a. Manajemen Produksi

Manajemen produksi adalah proses manajemen yang bertanggung jawab terhadap prencanaan (aktifitas) produksi, distribusi atau manajemen proyek yang dijalankan oleh sebuah organisasi. 

Kegiatan manajemen produksi meliputi :

1. Perencanaan (desain) produksi
2. Pengendalian (berkaitan dengan persediaan) produksi
3. Pengawasan Produksi (berkaitan dengan mutu/quality control)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       b. Manajemen Pemasaran 

Manajemen pemasaran adalah suatu rencana kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan berdasarkan analisa situasi dan tujuan yang telah ditetapkan.

Kegiatan pemasaran antara lain menetapkan product yang disukai pasar, harga, promosi dan penempatan jalur distribusi.

Fungsi pemasaran meliputi :

  1. penjualan
  2. pembelian
  3. pengangkutan
  4. pembelanjaan
  5. penanggungan resiko
  6. standarrisasi dan gading
  7. informasi pasar 

Kegiatan manajemen pemasaran antara lain:

  1. riset pasar merupakan bagian terpenting untuk mengetahui keinginan, sikap dan tingkah laku konsumen terhadap produk yang akan dijual.
  2. Segmentasi pasar yakni proses kegiatan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok konsumen yang akan dilayani oleh perusahaan.
  3. Promosi terpadu (promotional mix) merupakan ussaha memperkenalkan produk secara terpadu  yang dapat dilakukan melalui periklanan, promosi penjualan, publisitas, dan personal selling.

c. Manajemen keuangan

Manajemen keuangan adalah suatu bagian dari manajemen yang fokusnya adalah pengelolaan dana perusahaan yang efektif dan efesien guna mencapat tujuan yang telah ditetapkan perusahaan.

Manajemen keuangan mempunyai tugas antara lain :

  1. memanfaatkan peluang dalam memperoleh dana intern maupun ekstern
  2. Pengalokasian dana untuk menunjang kegiatan perusahaan.
  3. Penggunaan dana yang dilakukan secara efisien dan efektif. 
d. Manajemen personalia 

Manajemen personalia adalah bagian dari manajemen yang memfokuskan perhatiannya pada faktor produksi tenaga kerjadalam suatun organisasi agar tujuan yant telah ditetapkan dapat dicapai secara optimal.

Kegiatan manajemen personalia antara lain ;

  1. Pengadaan pegawai
  2. pemilihan tenaga kerja
  3. penyeleksian pegawai untuk menentukan posisi jabatan yang sesuai.
  4. mengadakan pelatihan dan pendidikan untuk pegawai.
  5. Menyediakan fasilitas, kesejahteraan dan gaji yang memuaskan.
  6. Melakukan rotasi jabatan
  7. Memotivasi pegawai dengan dmemberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi.
  8. melakukan pemberhentian dan pesiun pegawai. 
e. Manajemen Administrasi 

Manajemen administrasi merupakan bagian dari manajemen yang memberikan informasi layanan bidang administrasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan memberi dampak kelancaran pada bidang lainnya.

Kegaitan manajemen administrasi antara lain :

  1. Pengadministrasian seluruh kegiatan
  2. Menginventarisasi peralatan kantor
  3. Penyediaan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan manajemen.
  4. Melakukan pengasrsipan data sehingga mudah untuk diakses oleh yang membutuhkan.
Dipublikasi di Bahan Ajar, Modul Ekonomi | 25 Komentar